-untiteld-

tiba-tiba mereka sadar luka
yang mereka katakan ternyata tidak ada
satu persatu tumbang bernyawa

para pemimpin menjadi gila,
rakyatnya makin nestapa

setan dan hawa nafsu berlomba menjaring manusia
matahari lupa pada tempatnya
manusia sulit mengingat nama dan pura-pura buta

hanya manusia yang menyalakan doa dalam dada
bisa selamat dari mara bahaya, meski luka sekujur raga
tersudut dalam rumahnya meraih raih cakrawala

hore!
bulan purnama sebentar lagi tiba,
selanjutnya malam tak bercahaya

tiba-tiba mereka sadar sudah jauh tersasar
dan tak juga binasa… keabadian yang tak dipuja

haridjogja
17des2011

About harijogja

kesepian hanya datang saat kita sembunyi

8 Responses »

  1. bagus banget puisinya mas…
    sungguh
    aku suka membacanya…

    • harijogja says:

      wah makasih mas.. saya juga masih belajar kok.. makasih lho berkenan mampir kesini lagi :)

  2. Yayag YP says:

    Menohok mata-mata yang cuma bisa merem melek dan kedap hatinya.
    Mampir sowan mas Hari.

    • harijogja says:

      monggo lho saya ambilin kopi juga lo

  3. Kit Rose says:

    Saya ga sembunyi tapi kog tetap sepi ya :)

    Apa kabar Mas?

    • harijogja says:

      kabar baik nih.. :) )

    • Yayag YP says:

      Lhooooo….mbak mas Kit juga kemari :D

  4. bungkuss… (y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s