Hujan Pada Bumi Yang Gagal

Mendung, malu-malu berkata pada sahaya
Sebentar lagi hujan, kawan

Tapi sahaya… tak mendengar
Masih terlalu sibuk api berkobar

Hingga bersandar tubuh ini
Pada ilalang, dan mulai rebah

Rata dengan tanah, hingga gerimis
Mengajak mata ini menangis

bumi gagal pada hari ketujuh, corong-corong asap
Keringat buruh dan doa petani… hambar tak bertuan

sajak oleh HariDjogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s