Awan Merah Jogjakarta

Sebenar benarnya kau tak ingin paham, ini!

 

Curi sana, curi sini

Kantong ini kantong itu

Lelehan saus pizza itali

 

 

Awan merah itu datang kembali

Mata merah itu menangis kembali

Lagi lagi anjuran mengungsi

 

Awan merah itu makin rendah

Merajah tanah merambah pasrah

Bantuan dan kesempatan resah

 

Awan merah merangkai kisah

Ribuan pengungsi berpindah pindah

Nyawa menjadi terlalu murah

 

Media menjualnya

Manipulasi angka angka

M u r a h  meriah!

 

 

Harijogja

07 tengah malam 2008 November

One thought on “Awan Merah Jogjakarta

  1. Bukan yang agung bergemuruh dalam senandung marah.

    Bukan makna yang mengikuti nan keruh berlabuh.

    Tetapi gelora sang siwa berpadau sepadan yang agung melebur bergemuruh.

    Tiada kehendaknya melenyapkan yang rapuh dengan gelegar ramah.

    semata sabda di rantai dalam bantai si murka tanpa lelah.

    Tanda murka merenggut roh dalam lembah sang luluhur ramah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s