Memantik Matahari Sajak Oleh HariDjogja

Harijogja

Memantik Matahari

Dari dekat kaulihat matahari
berlari dari dada tiap anak manusia
nyalanya membakar setiap kota
dan saudagar negara asing datang

Mereka tawarkan seribu kenyamanan
di tanah dan air yang telah berubah
desadesa menjadi cluster dan jembatan
lalu matahari kembali bersembunyi

Di tanah air tempat kita lahir
kita diharuskan membeli secuil tanah,
setitik air dengan uang dan seluruh usia
dan matahari membeku dalam tungku

Suatu saat anak anak setelah kita
mendapati tulang belulang saudara mereka
menjadi gunung dan sampah masa silam
maka sebelum itu pantiklah matahari lagi

Bangunlah dan jagalah matahari
dalam dada kita hingga saatnya
padam dan kita sendiri
kembali pulang.

Haridjogja

2nov2011

12 thoughts on “Memantik Matahari Sajak Oleh HariDjogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s