Buku Puisiku telah terbit siap dipesan

Antologi Puisi ‘Bertanya Dengan Waktu’
Hari Djogja & Gus War

Berisi puisi-puisi bertema religi dan nasional dengan balutan romansa serta adat dan budaya yang coba mereka junjung dan mereka terobos dengan cara mereka sendiri.

Jika anda berminat silahkan kontak via inbox atau
sms-tel 085 655 910 598 (hari djogja),

Harga- 25.000 (belum ongkos kirim – menyesuaikan daerah)
Pembayaran – transfer ke rek Mandiri yang akan diberitahukan setelah ada deal email dan sms/telp.

Sebelumnya terimakasih dan mohon maaf jika ada salah-salah kata

salam
Rahayu

Dua Belas Tiga Puluh

12.30

sajak oleh harijogja

gambar diambil dari flickr.com

kematian menurutnya tiada sempurna
sama ketika bercinta sebelum subuh
kami cuma berani menreka
walau tak perlu kata
 
lalu tinggalkan aku sendirian
merenungi wangi tubuhku
hingga cahya matahari menerpa

menurutnya juga kematian tak beralasan
sama seperti cintaku padanya
dari dulu hingga sekarang
tetap tak perlu alasan
 
dan setiap malam aku bersamanya
merenungi kesepianku kala siang
dimana jarak memisahkan
diburu cahaya

dan jelas kami tau
kematian tak bercumbu
walau sering kami temukan
maut dalam setiap desahan

haridjogja
14mar2012

Bintang Harapan

dia adalah bintang
dimana orangorang
menggantung harapan
aku dapat melihatnya tiap malam
kala bulan berbagi
kenangan denganku denganmu,
dengan siapa saja
dia bukan empu alam
dan harapan orangorang
jatuh saat pagi menjelang
dia adalah bintang
panutan samarsamar
dan munculkan lagi satu
kasus yang selesai purapura
melaju di atap gedung gedung kaca
berjaga di gapura gapura keangkuhan
tirani belum tumbang
aku mundurkan lagi satu
matinya orangorang yang bicara
dari soekarno sampek munir
dari tukang becak sampek rentenir

selamat yang kita ucapkan
pelarian dari sejarah kelam
bukan begitu kawan?
haridjogja
19okt2011

sajak Oleh Haridjogja : Alamat pisau

aii

orangorang telanjangi bumi

sejak tanah tak lagi basah

oleh sungai dan hujan,

dan semua terlihat palsu

nabi-nabi, tuhan-tuhan bahkan

pohon pohon merujuk satu tempat

yang tak pernah orang-orang inginkan

mengecup hening

mengecup kening

pohonpohon

nabinabi

tuhantuhan

segala tak pasti

a

a

a

h

h

h

kemana

semua

pergi

harijogja

…. … …

Doa Tanah Luka

O, doa. Doa!
Di kakiku tumbuh duri mawar
Kemanapun menapak, tanah terluka
Berdarah siang malam, angin mengejar

O.
Doa. Doa. Dosa
Di tanganku menguncup mawar
Hanya kepada bulan aku mengembang
Menjadi dupa dan terbakar, pelan sekali


Menjadi abu, penunggang angin
Pulang kemana-mana.


Sajak oleh: hariDjogja

Download Kumpulan Puisi Hari Djogja

Silahkan download dan silahkan juga bila anda ingin sebarluaskan asal tidak untuk komersial, semoga bermanfaat dan dapat menghibur anda semua, bagi yang belum punya pdf reader silahkan download di sini download pembaca file pdf.

Download pdf version

Antologi Tunggal

Judul : Nama Dalam Peta

Tema : Fiksi-sastra-puisi

Pengarang : HariJogja

Format : PDF

Harga : Free

DOWNLOAD



Antologi Tunggal

Judul : Tarian Hujan

Tema : Fiksi-sastra-puisi

Pengarang : HariJogja

Format : PDF

Harga : Free

DOWNLOAD


terimakasih dan salam.

Hamil Muda

Lihat istri terkasih
Baju bernoda merah
Beranak pinak resah

Pagi menuju pagi
Orang orang berjudi
Siapa pertama mati

Kupu kupu merugi
Kelopak bunga meranggas
Urung menjelma diari

Nah waktu mendoa
Cari sisanya usia
Istriku hamil muda

hari
22mei